TNI AD dan Pembangunan MCK di Wilayah Terdampak Banjir Aceh Utara
Untuk meningkatkan sanitasi di Aceh Utara pascabencana banjir, prajurit TNI AD dari Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina membangun 33 MCK umum. Inisiatif ini diambil untuk mengatasi penggunaan “WC terbang” dan mengembalikan kondisi hidup yang sehat bagi warga setempat.
Letkol Czi Wahyu Wuhono, yang memimpin Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina, menjelaskan bahwa pembangunan MCK ini didorong oleh hasil temuan di lapangan yang menunjukkan buruknya kondisi sanitasi, mengharuskan warga menggunakan plastik untuk pembuangan “Di mana ketika kami bekerja untuk membersihkan jalan, buka jalan, atau termasuk bikin gorong-gorong, kami sering sekali menemukan ‘WC terbang’ itu,”
. Setelah hampir sebulan pascabencana, situasi ini masih belum berubah karena minimnya fasilitas MCK yang tersedia bagi para penyintas “Akhirnya kami berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kami dapat dukungan donasi dari masyarakat Jawa Timur, kami membangun MCK,”
.
Pembangunan 33 fasilitas MCK ini tersebar di Kecamatan Sawang dan Langkahan, di mana Yonzipur 5 bekerja keras untuk menyelesaikannya dengan dukungan dari donasi warga Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya. Mereka memastikan fasilitas tersebut memenuhi standar dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan sanitasi warga terdampak.


